Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bengkuang Lengkap


Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bengkuang Lengkap-Untuk kamu penggemar berat rujak buah pasti tidak asing dengan tanaman yang satu ini. Tanaman yang memiliki nama latin Pachyryzus Erosus merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Tropis dan termasuk tumbuhan dengan suku polong-polongan. Namun, di daera tempat asalnya tanaman bengkuang memiliki nama asli yaitu xicama atau jicama
Manfaat tanaman bengkuang sangat banyak sekali, selain lezat untuk dimakan, tanaman bengkuang sangat bermanfaat dalam dunia kecantikan. Seperti memutihkan kulit, menghilangkan kantung mata dan yang terakhir bermanfaat menghilangkan bekas jerawat.
Nah, dibalik manfaatnya yang banyak ini, tanman bengkuang  ini juga memiliki klasifikasi dan morfologi. Apa saja sih klasifikasi dan morfologi tanaman bengkuan ? berikut ini adalah penjelasan tentang klasifikasi dan morfologi tanaman bengkuang. Yuk simak ulasannya!

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bengkuang
1. Klasifikasi Tanaman Bengkuang
Secara ilmiah, bengkuang memiliki klasifikasi diantaranya yaitu termasuk kingdom plantae (tumbuhan), subkingdom trachebionta atau yang merupakan tumbuhan berpembulu. Nah tumbuhan bengkuang ini juga termasuk tumbuhan dengan super divisi spermatophyta(menghasilkan biji), dengan divisi maghnoliophyta (tumbuhan berbunga).
Tidak hanya itu klasifikasi tanaman bengkuang juga masih banyak lagi seperti termasuk kelas magnoliopsida atau tumbuhan berkeping dua, sub kelas rosidae, ordo fabeles, termasuk genus pachyrhizus, dan klasifikasi yang dimiliki tanaman bengkuang terakhir yaitu termasuk spesies pachyryzus erosus L.urban.

2. Morfologi Tanaman Bengkuang
Setelah membahas klasifikasi tanaman bengkuang dengan lengkpap, selanjutnya kita akan membahas tentang morfologi tanaman bengkuang. Berikut ini adalah morfologi tanaman bengkuang
a. Akar
Morfologi tanaman bengkuang yang pertama yaitu akar. Akar tanaman bengkuang ini memiliki jenis akar yaitu akar serabut tunggal dan berumbi. Seperti yang kita ketahui, akar tanaman bengkuang ini memiliki warna keputihan dan kecoklatan. Dan hal yang harus kamu ketahui, akar tanaman serabut pada tumbuhan bengkoang ini bisa mencapai kedalaman mencapai 10-20 cm.
Seperti tumbuhan yang lainnya, akar tanaman bengkuang ini bermanfaat sebagai penyimpan cadangan makanan dan bisa membantu dalam penyerapan zat hara atau unsur air yang ada di dalam tanah.
b. Batang
Batang tanaman bengkoang memiliki ciri-ciri khusus diantaranya yaitu memiliki batang yang menjalar dan membelit, memiliki ruas-ruas yang halus dan batang tumbuhan bengkuang ini memiliki ciri mengarah kebawah. Selain itu, seperti yang kita lihat pada umumnya tanaman bengkuang memiliki batang yang sangat pendek yakni hanya memiliki panjang sekitar 1 hingga 2 m dengan warna kehijauan atau kecoklatan dan pada batang bengkuang memiliki tunas baru yang berada di sekitarnya.
c. Daun
Morfologi tanaman bengkuang yang ketiga yaitu daun. Tanaman bengkuang memiliki daun yang majemuk dan menyirip. Serta daun tanaman bengkuang ini memiliki anakan 3 daun. Ciri ciri fisik daun tanaman bengkuang lainnya yaitu memiliki tangkai dengan ukuran mencapai 8-16 cm, anakan daunnya memiliki bentuk yang bulat melebar, pangkal daun yang runcing serta memiliki gerigi yang besar.
Selain itu, tanaman daun tanaman bengkuang ini memiliki rambut di kedua sisi dan membelah sisi daun tersebut , anak daun pangkalnya juga memiliki ujung yang membesar dan membelah seperti ketupat.
d. Bunga
Bunga pada tanaman bengkuang ini tersusun di dalam tandan yang terdapat pada ketiak daun. Ciri fisik bunga tanaman bengkuang ini diantaranya yaitu memiliki panjang 60 cm, rambut yang bewarna coklat, dan bunga tersebut memiliki bentuk yang menyerupai lonceng. Selain itu mahkota bunga tanaman bengkuang ini, memiliki warna kebiruan bahkan keunguan, dengan tangkai sari yang pipih dan bagian memiliki pangkal di bagian ujung.
Nah itulah klasifikasi dan morfologi tanaman bengkuang agar kamu lebih mengetahui tanaman ini secara spesifik. Dengan penjelasan diatas, semoga pengetahuan kamu tentang tanaman semakin bertambah, dan tidak hanya mengenal apa yang kita lihat saja. Mempelajari tanaman secara mendetail tentunya sangat asyik dan seru lho.