Cara Budidaya Tanaman Hidroponik Sukses

Cara Sukses Budidaya Tanaman Hidroponik-Hidroponik merupakan metode bercocok tanam yang menjadikan air sebagai media tanahnya. Metode hidroponik ini tidak memakai tanah sebagai media tanamnya melainkan memakai air namun ditambah dengan nutrisi. Metode ini salah satu solusi untuk para petani sayur atau buah karena mempermudah pengendalian cahaya dan hama. 

Budidaya menanam hidroponik ini juga dinilai lebih ramah lingkungan. Karena kita tidak perlu menggunakan obat – obat kimia seperti herbsida atau pestisida. Dengan metode ini pula tanaman tidak perlu disiram air, serta panen yang dihasilkan lebih bagus bahkan lebih sehat dibanding dengan menanam diatas tanah. Namun, pastinya ada beberapa bahan pendukung agar tumbuhan tumbuh dengan baik. 
Untuk anda yang masih asing dengan budidaya menanam hidroponik ini, anda berhak menyimak pembahasan diabwah ini tentang cara budidaya menanam hidroponik. 

Cara budidaya tanaman hidroponik 

1. Motivasi budidaya tanaman hidroponik 
Pada budidaya tanaman hidroponik terdapat keuntungan yang diperoleh petani. Diantaranya, metode hidroponik memiliki lahan ang fleksibel. Selain itu, pada metode ini, anda juga megurangi perkembangbiakan hama dan penyakit. Serta bertanam mengunakan metode hidrponik akan lebih bersih dibanding bercocok tanam dengan media tanah. 
Selain hemat tenaga dan lebih murah, budidaya tanaman hidroponik juga mengurangi pencemaran tanah terhadap bahan – bahan kimia seperti herbsida, pestisida, dan lain lain. Meskipun begitu, panen yang dihasilkan akan lebih cepat dan lebih besar dbanding bertanam mengunakan tanah. Oleh sebab itu, sayuran dan buah hidroponik dapat dikonsumsi sampai ke akarnya karena tidak ada bahan kimia. 
Budidaya tanaman hidroponik ini dapat anda terapkan ke tanaman – tanaman seperti tomat, sawi hijau, brokoli, pakcoy, strawberry, buncis, kangkung, bayam, melon serta selada hijau dan masih bayak lagi jika kemampuan hidroponik anda berkembang. Metode hiroponik ini sangat baik untuk vegetarian karena hasil sayur dan bua nya tanpa bahan kimia. 

2. Teknik Bertanam Hidroponik 
Cara budidaya tanaman hidroponik menggunakan larutan nutrisi ini memfokuskan pada media penanaman yang keras untuk wadah akar serta hanya membutuhkan air mineral yang diberi nutrisi. Teknik hidroponik menggunakan larutan nutrisi ini berlaku untuk teknik larutan air serta terknik larutan statis. 
Budidaya tanaman hidroponik menggunakan teknik larutan air atau biasa disebut teknik hidroponik menggunakan NFT (Nutrient Film Technique) adalah teknik menanam dengan menyiram tanaman secara terus menerus tangki penampungan air sampai melewat batas akar. Pengaplikasian teknik ini pada tanaman hidroponik cukup mudah karena larutan nutrisi dan suhu dapat diatur melalui tangki. 
Sedangkan budidaya tanaman hidroponik menggunakan teknik larutan statis merupakan cara kuno yang dibuat oleh para nenek moyang. Perlu diperhatikan dalam pemilihan media tanam untuk jangan memakai wadah yang tembus cahaya karena untuk menghindari lumut yang tumbuh didalam tanaman. Hal tersebut disebabkan karena aliran nutrisi tidak dialirkan sehingga kita tidak bisa tahu suhunya. 

3. Perawatan Tanaman Hidroponik 
Pada budidaya tanaman hidroponik , untuk tanaman tumbuh dan membesar pasti membutuhkan nutrisi yang lebih banyak. Oleh karena itu, setidaknya beri nutrisi minimal satu minggu sekali dengan porsi yang semakin bertambah setiap minggunya. Contoh, jika anda memberi campuan nutrisi 5ml + 5ml + 1 liter pada minggu pertama. Maka pada minggu kedua, anda harus memberinya 6ml + 6 ml + 1 Liter. Perawatan ini akan berlaku sampai panen. 
Selain itu, perlu di perhatikan jika anda tidak boleh membiarkan larutan pada botol dibawah menjadi kososng karena dapa mengakibatkan tumbuhan mati. Oleh karena itu, dalam perawatan budidaya tanaman hidropnik, kebersihan adalah hal pertama yang harus diperhatikan.
Dengan demikian, budidaya tanaman hidropnik memiliki poin – poin penting terhadap ketepatan waktu serta penyesuaian nutrisi setiap perawatannya. Untuk para pemula yang ingin bercocok tanam menggunakan metode hidroponik, semoga pembahasan diatas bermanfaat bagi anda.