Sejarah lengkap tanaman hidroponik

Sejarah lengkap tanaman hidroponik-Saat ini perkembangan sistem hidroponik sedang naik daun. Pengaplikasian yang mudah diterapkan membuat sistem hidroponik digemari para penyuka tanaman. Hal ini ditandai dengan maraknya pekebun – pekebun profesional yang mulai merambah berkebun menggunakan sistem hidroponik. 
Sistem hidroponik ini biasanya diaplikasikan didalam rumah kaca atau green house maupun tempat terbuka. Hasil tanaman hidroponik dipercaya lebih berkualitas dibanding dengan tanaman hidroponik konvensional. Bahan ada yang percaya jika hasil tanaman hidroponik lebih sehat dari pada hasil tanaman organik. 

Tak berhenti disitu, berbagai keuntungan pun didapat para petani, diantaranya. Tanaman hasil hidroponik mempunyai harga jual yang tinggi. Selain itu, tanaman hidroponik juga menghasilkan panen lebih cepat. Dapat diaplikasikan ditempat yang bukan habitat tanaman. Serta perawatan tanaman hidroponiktidak begitu rumit sehingga anda lebih hemat waktu. 

Namun, banyak yang tidak tahu mengenai sejarah lengkap tanaman hidroponik meski sistem tanaman hidroponik sudah berkembang hampir 20 tahun lamanya. Sejarah yang berkembang hanya seputar siapa yang mengembangkan serta kapan dikembangkan. Oleh karena itu, kita akan membahas tentang sejarah lengkap tanaman hidroponik yang saat ini berkembang dimasyarakat. Simak infromasinya dibawah ini. 

Sejarah lengkap tanaman hidroponik 

Pada tahun 1627, teknik budaya dengan metod hidroponik dijadikan penelitian yang sangat populer. Lalu pada 77 tahun berikutny, seorang tokoh masyarakat yang bernaman John Woodward melakukan penelitian dan eksperimen terhadap budiadaya air menggunakan spearmint. 

Pada penelitian tersebut, John Woodward menyebutkan bahwa tanaman yang berkembang menggunakan media air tidak murni lebih baik daripada tanaman yang berkembang dengan air murni. 

Kemudian, pada tahun 1842, dua orang bernama Julius von Saches dan Wilhem Knop yang berasal dari Jerman menyusun sembilan daftar elemen yang penting untuk pertumbuhan tanaman. 

Tidak lama kemudian setelahnya yakni tahun 1859 sampai 1865, pemanfaatan metode bercocok tanam menggunakan tanpa tanah mengalami perkembangan yang pesat. Metode bercocok tanam tanpa tanah itulah yang dinamakan metode hidroponik. 

Teknik hidroponik ini merupakan teknik yang membudidayakan bercocok tanam yang lebih memanfaatkan terhadap kebutuhan nutrisi yang seimbang bagi tanaman. Sehingga, dengan metode ini menjadikan suatu standar penelitian dan eksperimen serta sebagai media pembelajaran 

Berselang kurang dari satu abad yakni pada tahun 1929, seorang tokoh peneliti yang berasal dari Universitas California bernama William Frederick Gericke secara resmi memperkenalkan metode bercocok tanam tanpa tanah sebagai proses budidaya tanaman pertanian. Yang diberi nama sebagai Solution Culture. 

Akan tetapi, pada awalnya, William Frederick Gericke menyebutkan dengan istilah aquaculture atau yang disebut juga sebagai budidaya perairan. Namun, istilah ini ternyata sudah sangat populer dibidang pembudidayaan hewan air pada masa itu. 

Pada penelitian dan eksperimen perdananya, William Frederick Gericke melakukan pada tumbuhan tomat yang mampu berkembang menjalar setinggi hampir 29 kaki di pekarangan belakang rumahnya. Dia memanfaatkan larutan nutrisi sebagai media selain tanah. 

Dengan demikian, istilah hidroponik pertama kali diperkenalkan oleh peneliti bernama William Frederick Gericke yang berasal dari Universitas California sebagai metode bercook tanam yang tidak menggunakan air. 

Seiring dengan perkembangannya, bercocok tanam menggunakan metode hidroponik banyak dilakukan hanya dalam skala kecil atau bahakan untuk sekedar penyalur hobi yang berkembang dimasyarakat pada masa itu, khususnya indonesia. 

Adapun jenis tumbuhan yang sering ditanam menggunakan metode hidroponik di Indonesia diantaranya yakni paprika, tomat, timun, melon, sawi hijau, terong, selada hijau dan masih banyak lagi. 

Demikian itulah, sejarah lengkan tanaman hidroponik yang diperoleh dari buku Sylva Sylvarum yang diterbitkan pada tahun 1628. Semoga dengan adanya infromasi diatas, anda jadi tahu sejarah lengkap tanaman hidroponik yang sebenarnya. Semoga bermanfaat.