Cara Membuat Tanaman Hidroponik Dengan Botol Bekas

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Dengan Botol Bekas -Baru – baru ini marak metode berkebun menggunakan konsep hidroponik. Bercocok tanam hidroponik ini sudah popular diseluruh penjuru negeri, termasuk Indonesia. Jumlah petani hidroponik juga semakin meningkat setiap tahunnya. Ini karena, keefektifan dan keefisienan tanaman hidroponik yang banyak menguntungkan. Semakin berkembangnya jaman, semakin banyak pula media tanam hidroponik. Dan kali ini, kita akan membahas cara membuat tanaman hidroponik dengan botol bekas. Simak informasi dibawah ini. 

Cara membuat tanaman hidroponik dengan botol bekas 

1. Persiapan Alat dan Bahan 
Cara membuat tanaman hidroponik dengan botol bekas yang pertama adalah persiapan bahan dan alat. Anda harus menyiapkan beberapa alat seperti, Botol air mineral bekas 600 ml yang sudah dibersihkan, alat potong, sumbu kompor atau kain flanel, rockwool sebagai alternatif tanaman hidroponik yang dapat mengikat air. Sedangkan bahan yang harus disiapkan adalah bibit tanaman yang berkulitas, air bersih, nutrisi AB mix (bisa beli Online). Setelah siap semuanya, lanjut ke tahap berikutnya. 

2. Merubah Media tanam 
Cara kedua untuk membuat tanaman hidroponik dengan bottol bekas adalah merubah media tanam. Sebelumnya, pastikan botol bekasnya masih bagus. Setelah itu potong bagian leher botol bekas tersebut dengan menggunakan alat potong menjadi dua bagian. Selanjutnya, lubangi pada tutup botol seukuran dengan ukuran sumbu kompor. Apabila anda memakai kain flanel, lubangi menjadi dua pada sisi berlawanan dibagian leher botol. 
Setelahnya, masukkan sumbu kompor atau kain flanel tadi secara rapi. Lalu, balik bagian leher botol untuk dimasukkan ke bagian botol yang bawah. Selanjutnya, media tanam sudah bisa dipakai bercocok tanam. 

3. Semai Benih 
Selanjutnya, cara membuat tanaman hidroponik dengan botol bekas adalah menyemaikan benih. Petama – tama, potong rockwool menjadi bentuk persegi ukuran 2,5 x 2,5 dengan gunting atau alat potong lainnya. Setelah itu, ciprat cipratkan air ke rockwool yang sudah dipotong tadi. Usahakan untuk membasahinya tidak terlalu lembab. Selanjutnya, tempatkan rockwool ke dalam wadah seperti cetakan es batu atau sejenisnya. Buat lubang pada bagian tengah rockwool dengan tusuk gigi sedalam kira – kira 2 mm. 
Lalu, tanam benih tanaman unggul pada lubang setiap rockwool tadi. Setelahnya, tutup wadah es dengan kantong plastik hitam dan tempatkan pada area teduh atau gelap yang pasti menjauh dari matahari. Pantau benih tadi sampai sudah bercambah atau berakar, lalu pindahkan ke tempat yang terkena matahari tanpa tutup plastik hitam lagi. Jemur dari pagi sampai siang. Namun, perlu diperhatikan, jika sinar matahari terlalu terik pindahkan saja ke tempat bercahaya yang bersuhu cukup. 

4. Pembuatan nutrisi 
Selagi menunggu fase – fase akhir tanaman berada di rockwool. Cara membuat tanaman hidroponik dengan botol bekas selanjutnya dengan membuat nutrisi. Nutrisi dalam tanaman ini bisa anda buat sendiri. Pertama, siapkan pupuk AB-Mix dengan membeli di toko pertanian atau toko online. Pupuk AB mix ini nantinya akan berbentuk bubuk atau larutan cair. 

5. Pindah Tanam 
Berikutnya adalah cara membuat tanaman hidropnik dengan botol bekas yang paling ditunggu – tunggu yaitu pemindahan benih yang sudah bercambah tadi ke media tanam yang lebih besar. Cukup mudah, anda cukup menyiapkan botol bekat buatan tadi. Lalu tuangkan bagian bawah botol dengan air nutrisi yang berasal dari pupuk AB mix. Setelah itu, pindahkan benih bercambah ke botol bagian leher secara hati – hati. 

Dengan demikian cara membuat tanaman hidroponik dengan botol bekas sudah jadi. Dalam pembuatan ini anda harus memperhatikan porsi nutrisi, karena semakin besar tanamannya maka nutrisi yang dibutuhkan juga lebih besar. Dengan begitu tumbuhan anda dapat tumbuh dengan baik.